Kamis, 19 Desember 2013

Garda Hidupku

“Ikuti mimpi anda karena mimpi itu memberikan tujuan dalam hidup anda”. Seuntai kalimat tersebut telah dirasakan oleh sesosok anak muda yang tengah menjalani kehidupannya. Yang penuh dengan lika-liku. Begitu banyak pengalaman-pengalaman yang telah ia temukan.
Sebut saja Yuli, yang memiliki nama panjang Yuli Musrifatus Sa’diah. 18 tahun sudah ia berada dalam dunia fana ini. Itu artinya ia dalam proses menuju gerbang kedewasaan. Namun, apakah ia sudah merasakan kalau akan menjadi dewasa?.
Kembali pada secarik kata di awal tadi, bahwa ia menjalani hidup karena berawal dari ia bermimpi. Bermimpi untuk menjadi yang terbaik bagi hidupnya dan juga orang-orang yang ada di sekitarnya. Terutama yang pernah hadir di kehidupannya. Dan mimpi itu telah ia tancapkan di waktu dia masih kanak-kanak.
Terutama saat ia kenal dan berkecimung dalam dunia pendidikan. Berkat sosok para guru yang senantiasa sabar dan bijaksanalah, ia menyelesaikan sekolah Taman Kanak-kanaknya di desanya sendiri selama 2 tahun, yakni TK Miftahul Ulum yang berada di Kesamben Wetan. Juga MI Miftahul Ulum selama 6 tahun yang lulus pada tahun 2007. Kemudian ia melanjutkan ke SMPN 1 Driyorejo selama 3 tahun dan lulus pada tahun 2010. Setelah itu, ia melanjutkan ke SMA Al-Azhar yang ada di Menganti. Yang juga hidup menetap dalam lingkungan pesantren selama 3 tahun.
Pada SMA inilah ia lebih menemukan dan bisa menjawab bahwa siapa dirinya yang sebenarnya. Sedikit demi sedikir ia mulai mengembangkan mimpi-mimpi itu. Ia merupakan sosok anak yang bisa dibilang cerdas, karena ia selalu mengklarifikasi apa saja yang telah ia alami. Dan sangat peka terhadap sesuatu yang belum pernah ia alami sebelunya.
Bahkan ia pernah menulis dalam buku agendanya, bahwa:
Kehidupan akan menjadi mudah bila kita hadapi dengan usaha yang di iringi dengan do’a.
Kehidupan akan menjadi sulit bila kita meremehkannya.
Manusia hidup bukan untuk di matikan, tapi manusia hidup untuk memilih nasib.
Jika kita berbuat baik maka, kebaikan pula yang kita dapatkan.
Dan jika kita berbuat buruk maka, keburukanlah yang kita dapatkan.
            Manusia mungkin diciptakan dengan fisik yang tidak sempurna.
            Tapi manusia diciptakan dengan hati yang sempurna.
            Ikutilah kata hatimu, maka kamu akan dapatkan kebahagiaan.
            Meski yang awalnya begitu menyakitkan.
            So, always spirit to be the best.
Ia percaya jika ia hidup berarti ia harus beraniberperang. Ia harus berani melawan godaan-godaan dalam hidup yang akan menjadikan ia sukses.
Kini ia sedang menyelesaikan studinya di sebuah kampus yang independen, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Untuk itu ia akan terus melakukan pergerakan dalam hidupnya. Karena mottonya adalah “Where there is the will, there is the way”.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar